Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika Tuhanmu mengeluarkan
zuriat anak-anak Adam (turun-temurun) dari (tulang) belakang mereka, dan Ia
jadikan mereka saksi terhadap diri mereka sendiri, (sambil Ia bertanya dengan
firmanNya): "Bukankah Aku tuhan kamu?" Mereka semua menjawab:
"Benar (Engkaulah Tuhan kami), kami menjadi saksi". Yang demikian
supaya kamu tidak berkata pada hari kiamat kelak: "Sesungguhnya kami
adalah lalai (tidak diberi peringatan) tentang (hakikat tauhid) ini". (Al-A'raf, 172)
Aku tak ingat pun tentang peristiwa ini. Apa gunanya memori yang tak dapat diingati?
